Analisis Jurnal Model Pembelajaran

 Analisis Jurnal 

"PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN AFEKTIF"

Dosen Pengampu : Sulasfiana Alfi Raida, M.Pd.


Nama   : Cahyani Rizki Rahayu

NIM    : 1810710095

Kelas   : Tadris IPA-C

Matkul: Pengembangan Strategi Pembelajaran IPA

 

Nama Junal: Cakrawala Pendidikan

Nomor: 3

Halaman: 413 - 420

Tahun terbit: 2014

Judul Jurnal : Penggunaan Media Komik dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif dan Afektif.

Penulis: Retno Puspitorini, A.K. Prodjosantoso, Bambang Subali, dan Jumadi

 

Model pembelajaran yang dikunakan : Model pembelajaran IPA dengan menggunakan media komik.

A.    Sintaks Pembelajaran

Tahap 1 : Menyampaian tujuan pembelajaran dan mempelajari kondisi kelas

Tahap 2 : Pemberian angket dan observasi

Tahap 3 : Pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka dan praktek dengan

6 kali pertemuan

Tahap 4 : Melakukan Tes terlulis

Tahap 5 : Pengumpulan data dari aspek motivasi, hasil belajar kognitif, dan

hasil belajar afektif.

Tahap 6 : Guru memberikan evaluasi

B. Sistem Sosial

Sistem sosial didalam model pembelajaran menjelaskan peran siswa dan guru, hubungan diantara keduanya mendukung keberlangsungan proses pembelajaran. Model ini mengendaki adanya peran guru membimbing siswa dalam pembelajaran siswa yang paham dengan penerapan materi didalam media komik, guru pengendali dalam kegiatan pembelajaran pada setiap tahap dan memantau perkembangan siswa disetiap tahapnya. Guru mengamati keantusiasan siswa dalam pertemuan tatap muka dan aktivitas praktikum.

C. Prinsip reaksi

Prinsip reaksi dalam proses pembelajaran IPA yang menggunakan media komik terlihat dari kegiatan siswa sangat semangat dan antusias dalam proses pembelajaran yang sebelumnya siswa merasa kesulitan dalam memahami materi IPA yang banyak. Siswa mudah memahami setiap materi yang disampaikan dalam media komik. Siswa belajar dengan menyenangkan dan menangkap serta menerapkan setiap cerita yang ada pada media komik. Siswa lebih antusias pada proses pembelajaran aktivitas praktikum.

D. Sistem Pendukung

Model pembelajaran IPA dengan media komik menghendaki proses pembelajaran tatap muka sebanyak 2 kali dan proses aktivitas praktikum sebanyak 4 kali. Siswa diberikan media komik untuk dibaca dan dipahami materi yang ada didalamnya. Siswa dituntut untuk menerapkan materi yang ada didalam komik. Yang dibutuhkan dari seorang guru dalam proses pembelajaran adalah perhatian kepada siswa supaya pembelajaran tatap muka dan aktivitas praktikum berjalan dengan baik. Siswa mengerjakan tes tertulis yang diberikan melalui pemahaman materi dalam media komik dan penerapan proses aktivitas praktikum dari materi yang diceritakan melalui media komik.

E. Dampak Instruksional

Dampak yang diperoleh dalam pembelajaran kooperatif setidaknya untuk mencapai:

1.     Prestasi akademi

2.     Siswa lebih cepat dan mudah dalam menangkap materi IPA

3.    Meningkatkan motivasi dengan perpaduan metode belajar eksperimen dengan aktivitas laboratorium lebih efektif untuk meningkatkan motivasi belajar perserta didik.

4. Hasil belajar kognitif meningkat dengan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran akan berdampak pada hasil belajarnya.

5.   Hasil belajar afektif meningkat dengan penanaman pendidikan karakter dilakukan melalui ajakan dan pemodelan karakater yang baik di dalam cerita komik.


Terimakasih ๐Ÿ™

Maaf bila ada kekurangan dan kesalahan ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Komentar